BANGKALAN|SAKERA.NEWS
BANGKALAN — Turnamen Mini Soccer Cup 1 Desa Morombuh dipastikan siap digelar pada 8 September 2026. Berbagai persiapan telah dilakukan panitia, mulai dari teknis pertandingan, sarana dan prasarana, keamanan, hingga kesiapan tenaga medis.
Ketua Panitia Mini Soccer Cup 1 Desa Morombuh, Zaini, mengatakan seluruh persiapan utama telah diselesaikan. Panitia juga melibatkan berbagai pihak untuk memastikan turnamen berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi pemain maupun penonton.
“Persiapan penting mulai dari keamanan, ketertiban, kesehatan, teknis pertandingan hingga kesiapan sarana dan prasarana. Keterlibatan petugas dan tenaga medis diharapkan mampu menjaga turnamen tetap aman,” ujar Zaini.
Menurutnya, turnamen tersebut digelar bukan semata-mata untuk mencari juara, tetapi juga menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan hobi dan mengembangkan bakat di bidang olahraga.
“Tujuan utama kami mengadakan turnamen ini murni ingin mengembangkan hobi dan bakat mereka. Kami berharap suatu saat ada yang bisa sukses lewat olahraga,” jelasnya.
Mini Soccer Cup 1 Desa Morombuh diikuti 20 tim, yang seluruhnya berasal dari wilayah Kecamatan Kwanyar.
Zaini memastikan seluruh persiapan teknis pertandingan telah rampung. Sebelumnya, panitia juga telah melaksanakan technical meeting bersama para peserta.
Dalam technical meeting tersebut, panitia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan fair play, serta meminta seluruh peserta menghormati setiap keputusan wasit.
“Panitia mengarahkan kepada semua peserta agar saling menjunjung tinggi sportivitas dan fair play, serta menghormati setiap keputusan wasit,” katanya.
Selain aturan pertandingan, aspek keamanan dan tata tertib pemain maupun suporter juga menjadi perhatian panitia. Untuk itu, panitia telah berkoordinasi dengan unsur Muspika, Polsek, dan Puskesmas.
Zaini menyampaikan bahwa pihak Polsek dan Puskesmas siap memberikan dukungan selama turnamen berlangsung, khususnya dalam menjaga keamanan dan memberikan pertolongan apabila terjadi cedera.
“Dari Kapolsek dan Pak Kapus siap mensupport untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Tenaga medis juga siap membantu teman-teman yang mengalami cedera,” ungkapnya.
Dari sisi pengamanan, panitia tidak hanya mengandalkan pihak berwajib. Panitia juga akan bekerja sama dengan pemuda serta tokoh masyarakat dan para sesepuh Desa Morombuh.
Sementara itu, Puskesmas juga disiapkan untuk memberikan pelayanan medis selama pertandingan berlangsung apabila ada pemain maupun penonton yang membutuhkan pertolongan.
Panitia turut memberikan imbauan kepada seluruh pemain dan suporter agar menjaga suasana pertandingan tetap kondusif. Para peserta diminta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada karena kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari kompetisi.
“Junjung tinggi sportivitas dan fair play. Dalam pertandingan, kalah dan menang sudah hukum alam,” pesan Zaini.
Khusus bagi suporter, panitia menegaskan larangan membawa benda berbahaya yang tidak berkaitan dengan pertandingan, termasuk senjata tajam (sajam). Larangan tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang dapat mengganggu keamanan selama turnamen.
Zaini berharap Mini Soccer Cup 1 Desa Morombuh dapat berjalan sukses, aman, damai, dan menjadi momentum positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Harapannya semoga sukses dan damai,” ujarnya.
Lebih jauh, panitia berharap turnamen tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan perdana. Ke depan, Mini Soccer Cup Desa Morombuh diharapkan dapat menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan dan berkembang menjadi event yang lebih besar.
“Event ini semoga tidak cukup sampai di sini. Kami berharap bisa berkelanjutan, bahkan semoga bisa lebih besar,” pungkas Zaini.












