BANGKALAN | Sakera.News Gelaran final Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Cup II yang berlangsung di Kabupaten Bangkalan, Minggu (13/9/2026), menjadi momentum istimewa bagi masyarakat Madura.
Selain menghadirkan pertandingan sepak bola, kegiatan tersebut juga menjadi ajang berkumpulnya kepala desa dan perwakilan PKDI dari berbagai daerah. Tingginya antusiasme peserta dan masyarakat membuat suasana final berlangsung meriah.
Ketua PKDI Madura Raya, Moch Wijdan, mengatakan dipilihnya Bangkalan sebagai lokasi final merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat Madura.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menunjukkan bahwa Madura dinilai mampu menjadi tuan rumah kegiatan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini masyarakat antusias. Ini menjadi satu kebanggaan bagi kami orang Madura karena final PKDI ditempatkan di Madura, khususnya Bangkalan,” kata Wijdan.
Ia menyampaikan, jumlah peserta dan masyarakat yang hadir diperkirakan mencapai ribuan orang. Bahkan, total peserta yang terlibat dalam rangkaian kegiatan disebut berada di kisaran 7.000 hingga 10.000 orang dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Kehadiran peserta juga tidak hanya berasal dari Pulau Jawa. Sejumlah perwakilan dari luar Jawa turut hadir, di antaranya dari Kalimantan, Bali hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Dari luar Jawa tadi ada perwakilan ketua DPD dari Kalimantan, Bali, dan NTT juga,” jelasnya.
Bagi Wijdan, PKDI Cup tidak sekadar menjadi kompetisi olahraga antardaerah. Kegiatan tersebut dinilai memiliki nilai lebih karena menjadi wadah untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan antarkepala desa.
Ia menyebut, agenda kebersamaan tersebut juga selama ini dikembangkan melalui berbagai kegiatan lain, termasuk pertemuan rutin, arisan hingga kegiatan keagamaan seperti selawat bersama.
“Selain turnamen sepak bola, kami juga rutin berkumpul dua bulan sekali. Dikemas dengan arisan dan mungkin ada selawat bersama. Banyak angan-angan kami untuk semakin mempererat tali persaudaraan,” ungkapnya.
Wijdan menambahkan, kepercayaan DPP PKDI kepada Madura sebagai tuan rumah final menjadi bentuk kepercayaan terhadap masyarakat Madura dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar.
“Dari DPP percaya kepada Madura, bahwa Madura ini diyakini bisa menyukseskan acara final ini,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada PKDI Cup II saja. Ke depan, agenda tersebut diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin yang mempertemukan kepala desa dari berbagai daerah sekaligus memperkuat persaudaraan.
“Diupayakan rutin setahun sekali,” pungkasnya.(Team/Red)












