BANGKALAN|SAKERA.NEWS
BANGKALAN — Kasus pembacokan yang terjadi di kawasan Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, pada Kamis malam sekitar pukul 21.30 WIB, mulai terungkap. Peristiwa tersebut diduga bermula dari persoalan yang dialami istri korban, MM.
Berdasarkan keterangan sementara pihak kepolisian, kejadian bermula ketika istri MM diduga mengalami tindakan pelecehan yang dilakukan MA saat berada di gang menuju arah pulang.
Sesampainya di rumah, istri MM kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya. Mendengar cerita tersebut, MM kemudian menghampiri MA untuk meminta penjelasan.
Pertemuan keduanya kemudian berujung cekcok. Situasi memanas hingga MA diduga melakukan pembacokan terhadap MM.
Akibat kejadian tersebut, MM mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Kwanyar.
Kapolsek Kwanyar membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, MA telah diamankan oleh pihak kepolisian dan kemudian dilimpahkan ke Polres Bangkalan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Untuk kronologis sementara seperti itu. MA sudah diamankan dan dilimpahkan ke Polres Bangkalan, sementara korban MM mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Kwanyar akibat luka bacok,” ujar Kapolsek Kwanyar.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kwanyar menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, terutama untuk memastikan rangkaian kejadian dan motif di balik aksi pembacokan.
“Kami masih mendalami motifnya dan kronologi secara keseluruhan. Untuk sementara, MA sudah kami amankan dan proses selanjutnya telah dilimpahkan ke Polres Bangkalan,” ujar Kanit Reskrim Kwanyar.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait dan saksi untuk memastikan fakta sebenarnya dalam peristiwa tersebut. Dugaan pelecehan yang disebut menjadi awal persoalan juga masih dalam proses pendalaman dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta hukum.
Kasus tersebut kini ditangani lebih lanjut oleh Polres Bangkalan.












