BANGKALAN|SAKERA.NEWS
BANGKALAN — Persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah di Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, kembali menjadi perhatian. Bangkalan Berbagi melakukan pertemuan dengan Camat Kwanyar sebagai bentuk keseriusan mendorong penyelesaian persoalan sampah sekaligus mempererat komunikasi dengan pihak kecamatan.
Ketua TPS3R Kwanyar menjelaskan, kedatangan Bangkalan Berbagi ke kantor Kecamatan Kwanyar dilatarbelakangi keinginan untuk mempererat silaturahmi serta memastikan surat tembusan dari pihak lingkungan hidup terkait rencana penanganan sampah.
“Kami menunjukkan sikap jemput bola sebagai bentuk semangat dan keseriusan kami dalam ingin menyelesaikan problem sampah di Kwanyar,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan sampah di Kwanyar bukanlah masalah baru. Permasalahan tersebut dinilai telah berlangsung cukup lama dan hingga saat ini belum menemukan solusi jangka panjang yang benar-benar efektif.
“Dari dulu kami menilai sampah di Kwanyar menjadi persoalan berkepanjangan yang belum menemukan solusi jangka panjang. Dengan adanya TPS3R ini, kami yakin problem sampah di Kwanyar akan teratasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan sampah tidak hanya mengganggu keindahan lingkungan, khususnya di kawasan sekitar jalan Kwanyar, tetapi juga berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat.
Namun, terkait besaran dampak kesehatan yang ditimbulkan, pihaknya menyerahkan penjelasan tersebut kepada instansi yang memiliki kewenangan dan kompetensi di bidang kesehatan maupun lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, Bangkalan Berbagi juga mendorong agar rencana pembangunan TPS3R Kwanyar segera direalisasikan dan dapat segera beroperasi.
Tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, TPS3R diharapkan nantinya mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Manfaatnya selain lingkungan Kwanyar menjadi bersih, kami juga memprioritaskan agar TPS3R ini bisa menjadi lapangan pekerjaan di kawasan Kwanyar yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia mengakui, langkah tersebut merupakan pengalaman awal bagi pihaknya dalam mengawal persoalan persampahan melalui TPS3R.
“Sementara hanya ini yang bisa kami jelaskan. Ini juga perdana kami, kami belum berpengalaman. Namun kami yakin dengan satu tekad dan satu semangat untuk Kwanyar bersih,” pungkasnya.
Bangkalan Berbagi berharap komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah kecamatan serta instansi terkait dapat terus diperkuat, sehingga rencana TPS3R Kwanyar tidak berhenti pada wacana, tetapi benar-benar dapat diwujudkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.












