BANGKALAN | Sakera.News Program Aku Hatinya PKK kembali menjadi perhatian dalam upaya mendorong masyarakat memanfaatkan lingkungan rumah secara lebih produktif. Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bangkalan dijadwalkan melakukan penilaian program tersebut di Kecamatan Arosbaya, Jumat (28/8/2026).
Penilaian ini menjadi bagian dari upaya TP PKK Kabupaten Bangkalan untuk melihat secara langsung penerapan program Aku Hatinya PKK di tingkat kecamatan dan desa.
Program tersebut tidak hanya menitikberatkan pada keindahan halaman rumah, tetapi juga bagaimana pekarangan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan keluarga, mulai dari tanaman pangan, tanaman obat keluarga, hingga penataan lingkungan yang bersih dan sehat.
Berdasarkan informasi agenda yang beredar, kegiatan penilaian di Kecamatan Arosbaya melibatkan sejumlah unsur. Di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Lutfiana Lukman Hakim, Camat Arosbaya, Ketua TP PKK Kecamatan Arosbaya, Plt. Kepala Dinas P2KBP Kabupaten Bangkalan Dr. C. Henry Kusuma Karyadingta, S.Pt., M.E, tim juri TP PKK Kabupaten Bangkalan, serta para Ketua PKK Desa.
Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan, Lutfiana Lukman Hakim, menyampaikan bahwa Aku Hatinya PKK bukan sekadar kegiatan perlombaan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan lingkungan rumah sebagai ruang yang sehat sekaligus memberikan manfaat bagi keluarga.
“Aku Hatinya PKK bukan hanya tentang bagaimana membuat halaman terlihat indah, tetapi bagaimana lingkungan rumah bisa menjadi lebih sehat, nyaman dan memberikan manfaat bagi keluarga. Saya berharap semangat ini terus dilanjutkan dan tidak berhenti hanya karena adanya penilaian lomba,” ujarnya.
Lutfiana juga mengapresiasi peran kader PKK di tingkat kecamatan maupun desa yang selama ini menjadi penggerak berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan kader sangat penting untuk memastikan program yang dijalankan tidak hanya terlihat saat dilakukan penilaian, tetapi dapat menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang paling penting adalah keberlanjutan. Apa yang sudah dilakukan dalam persiapan lomba hendaknya menjadi kebiasaan sehari-hari. Dengan lingkungan yang tertata dan pekarangan yang produktif, manfaatnya akan kembali kepada keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kecamatan Arosbaya terus melakukan berbagai persiapan untuk menyambut tim penilai. Penataan lingkungan, kebersihan, pemanfaatan pekarangan serta berbagai aspek pemberdayaan keluarga menjadi bagian yang dipersiapkan.
Kegiatan penilaian tersebut sekaligus menjadi momentum bagi TP PKK Kecamatan Arosbaya bersama para kader di tingkat desa untuk menunjukkan hasil pembinaan dan kreativitas masyarakat dalam mengelola lingkungan sekitar.
Lebih dari sekadar mengejar predikat juara, program Aku Hatinya PKK diharapkan mampu melahirkan pola pemanfaatan pekarangan yang berkelanjutan. Lingkungan yang hijau, bersih dan produktif diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga.(HNF)












