Sebanyak 712 KPM di Desa Glagga Bangkalan Terima Bantuan Beras BULOG Alokasi Juli-September 2026

BANGKALAN | Sakera.News Pemerintah melalui Perum BULOG menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 712 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Glagga, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Bantuan ini merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat untuk alokasi periode Juli hingga September 2026.

Berdasarkan surat undangan resmi dari Perum BULOG tertanggal 20 Agustus 2026, setiap KPM yang terdaftar dipastikan menerima alokasi bantuan sebesar 30 kilogram beras. Proses penyaluran komoditas pangan ini dijadwalkan berpusat di Balai Desa Glagga.

“Kami dari pemerintah desa tentunya mendukung penuh penyaluran bantuan pangan ini. Kami berharap bantuan beras tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang sudah terdaftar sebagai KPM dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar H. Amin Jakfar saat dikonfirmasi.

Demi kelancaran proses di lapangan, H. Amin Jakfar mengimbau seluruh warga penerima untuk disiplin mematuhi jadwal yang telah ditentukan guna menghindari penumpukan antrean. Ia juga mengingatkan pentingnya kelengkapan dokumen persyaratan yang wajib dibawa saat melakukan pengambilan bantuan.

“Kami mengimbau kepada seluruh KPM untuk memperhatikan jadwal dan membawa dokumen yang dipersyaratkan. Kalau ada yang berhalangan hadir atau bantuan diambil oleh perwakilan, hendaknya mengikuti aturan yang sudah tercantum dalam surat undangan,” jelasnya menambahkan.

Di sisi lain, Perum BULOG memberlakukan aturan tegas terkait batas waktu pengambilan. Dalam surat undangannya, BULOG memperingatkan bahwa apabila bantuan tidak diambil dalam kurun waktu lima hari tanpa keterangan yang jelas, maka hak kepesertaan akan dialihkan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) pengganti sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dengan menyasar 712 KPM, program bantuan pangan di Desa Glagga ini diharapkan mampu memberikan dampak instan dalam meringankan beban pengeluaran rumah tangga, sekaligus menjadi instrumen penopang kebutuhan pangan pokok bagi masyarakat yang membutuhkan.(Team/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *