![]() |
SAKERA.NEWS – BANGKALAN – Masyarakat Desa Banyuning Dajah Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan secara swadaya memperbaiki jalan Kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Geger dan Kecamatan Sepulu, hal itu dilakukan karena Jalan tersebut sudah rusak parah tetapi tidak kunjung diperbaiki. Supardi, tokoh masyarakat desa setempat mengatakan sudah sekitar lima tahun lebih jalan itu dibiarkan rusak tanpa perhatian dari pemerintah kabupaten.
” Sebenarnya sudah sangat lama jalan ini rusak seolah tanpa perhatian dari pemkab, makanya masyarakat turun tangan sumbangan untuk biaya perbaikan ” Katanya saat ditemui ketika sedang bekerja bersama warga, Jumat Sore (5/6/ 2020).
Supardi juga mengatakan perbaikan jalan secara swadaya ini juga sebagai bentuk protes kepada pemerintah Kabupaten Bangkalan, karena jalan tersebut merupakan jalan poros untuk berbagai kegiatan masyarakat, seperti kegiatan Ekonomi, Pendidikan dan kegiatan sosial lainnya.
” Gotong royong ini sebenarnya ungkapan kekesalan sekaligus bentuk kritik warga terhadap pemerintah karena sudah bertahun – Tahun rusak parah dan tak kunjung di perbaiki, ” Ungkapnya.
Selain itu, Muhtarom salah satu tokoh pemuda desa Banyuning Dajah mengatakan, perbaikan jalan secara swadaya itu dilakukan untuk menghindari terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan lalu lintas yang sangat berpotensi terjadi mengingat kondisi jalan yang banyak berlubang dan licin apalagi dimusim penghujan seperti sekarang ini.
” Untuk menghindari terjadi hal – hal yang tidak diinginkan, kami bersama warga berinisiatif melakukan perbaikan, karena ini jalan poros, banyak aktivitas warga yang melawati jalan ini, ” Tuturnya.
Pria berusia 28 tahun itu juga mengatakan mudah – mudahan ada wakil rakyat yang mau memperjuangkan agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki.
” Mudah – mudahan jalan ini segera diperbaiki, dan juga kami berharap ada anggota DPRD yang peduli dan mau memperjuangkan aspirasi kami ” Harapnya.
Berdasarkan pantauan tim Sakera.news jalan Kabupaten yang melintasi Banyuning dajah kecamatan Geger, Desa Bangserreh, Desa Kelbung, Desa Betan Kecamatan Sepulu mengalami kerusakan yang sangat parah dan sangat mendesak untuk diperbaiki. (Red).


