Beranda / Tidak Dikategorikan / KKN Mahasiswa UTM, Tetap Bangkit Dimasa Pandemi

KKN Mahasiswa UTM, Tetap Bangkit Dimasa Pandemi

Para Mahasiswa kegiatan Pengabdian Masyarakat LPPM UTM bersama Ibu-ibu Masyarakat Labuhan saat sedang melakukan penanama  TOGA (Tanaman Obat Keluarga). 

BANGKALAN, SAKERA.NEWS- Pandemi yang tak kunjung usai ini kita harus selalu mematuhi protokol kesehatan dengan benar. Memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah melakukan aktivitas di luar rumah.

Pada sabtu (29/05/21) mahasiswa dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat LPPM UTM melaksanakan program kerja yang telah mereka susun sebelumnya, yaitu penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) menggunakan media polybag, tempatnya di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan.

Dalam kegiatan yang di mulai sabtu pagi ini, para mahasiswa mengundang serta masyarakat desa Labuhan untuk turut ikut dalam melancarkan kegiatan ini. 

Tak lupa mereka awali kegiatan dengan memastikan semua yang berpartisipasi sudah memakai masker dan juga mencuci tangan memakai sabun.

Seperti yang dikatakan Siti Maimunah, salah satu mahasiswa UTM sekaligus penyelenggara program kerja ini, “dalam melakukan aktivitas apapun, kita tetap harus selalu menerapkan protokol kesehatan dengan benar untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19”.

Ia juga mengatakan alat dan bahan apa saja yang diperlukan dalam kegiatan ini dan mereka telah menyiapkan bahan-bahan beserta peralatan yang diperlukan terlebih dahulu pada hari sebelumnya agar tidak menghambat jalannya kegiatan saat penanaman berlangsung. 

“Bahan utama yang diperlukan yaitu bibit tanaman obat yang akan ditanam. Kami telah menyiapkan bibit jahe, kunyit, sereh, temu kunci, lengkuas, kemangi, dan beberapa lainnya untuk ditanam. Kami juga telah menyiapkan peralatan apa saja yang dibutuhkan di hari sebelumnya. Ini merupakan strategi kami agar kegiatan berlangsung dengan baik” tuturnya.

Para mahasiswa mempraktikkan cara penanaman toga tersebut dengan media polybag kepada Ibu-ibu yang hadir disana, kemudian diikuti dengan baik sampai kegiatan selesai dan diakhiri dengan memberikan hasil penanaman tadi kepada mereka untuk dibawa pulang serta dirawat dengan baik agar dapat tumbuh dan dapat bermanfaat.

“Harapan kami menyelenggarakan kegiatan penanaman TOGA ini, yaitu agar Ibu-ibu masyarakat di desa Labuhan tetap bangkit dan produktif di masa pandemi, tetap melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat” ujar Siti Maimunah.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa dengan menanam TOGA di rumah bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan juga bisa menambah pemasukan meskipun tidak banyak.

“Dengan melakukan penanaman TOGA di rumah, selain bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak atau sebagai hal lainnya, ini juga bisa dijual dan menghasilkan rupiah meskipun tidak banyak. Setidaknya ini bisa mengisi kebosanan para Ibu diwaktu luang ketika di rumah” tambahnya pada sakera.news. 

Kegiatan sosial yang dilakukan oleh para mahasiswa itu mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Bapak Supriyadi selaku Kepala Desa Labuhan. 

“Semoga adik-adik mahasiswa tetap bangkit di masa pandemi seperti sekarang ini dan juga tetap semangat menjalankan setiap program kerja yang telah disusun sebelumnya sehingga berjalan dengan lancar seperti kegiatan penanaman TOGA ini”

Beliau juga sangat berterima kasih kepada para mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat LPPM UTM di desanya. Dan berharap setiap kegiatan yang dilakukan bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Labuhan Kecamatan Sepulu. (BAS/RED)

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada para mahasiswa dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat LPPM UTM, karena melalui kegiatan seperti ini bisa mendorong masyarakat agar lebih produktif melakukan sesuatu hal yang bermanfaat dari pada hanya berdiam diri saja di rumah” paparnya. 

Dan para mahasiswa kegiatan Pengabdian Masyarakat LPPM UTM beserta Bapak Mochammad Yasir, selaku dosen pembimbing lapangan, juga mengucapkan banyak terima kasih atas antusias dan semangat masyarakat di desa Labuhan yang ditunjukkan dalam mengikuti kegiatan yang telah diadakan tersebut. (Bas-red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *